Selasa, 24 Maret 2015

Contoh Teks Wawancara

LAPORAN HASIL WAWANCARA BENTUK DIALOG

Tema                     : Kiat Memilih Perguruan Tinggi Yang Baik
Narasumber           : Drs.Rofi’i
Pewawancara        : Humayiroh                                       (05)
        Yuliana Anggun Pertiwi                  (19)
Waktu                   : Kamis, 20 Maret 2015

Pewawancara    : “Menurut Bapak sebagai guru Bk, melanjukan ke perguruan tinggi negeri itu penting atau tidak? Mengapa?”
Nara sumber      : “Sangat penting, diusahakan siswa siswi itu  lanjut ke perguruan tinggi negeri        terutama bagi siswi karena kebanyakan anak perempuan yang telah lulus SMA pada zaman sekarang itu langsung di nikahkan oleh orang tuanya”
Pewawancara    : “Menurut Bapak, ciri-ciri perguruan tinggi yang bagus itu seperti apa?”
Narasumber       : “Dari tingkatannya dan akreditasinya di setiap fakultas, akreditasinya itu ada yang A dan ada yang B. Jika akreditasinya itu belum A dan belum B maka kualitas perguruan tinggi itu belum baik”
Pewawancara    : “Apakah kualitas perguruan tinggi itu hanya dilihat dari status akreditasinya saja?”
Narasumber       : “Tentu saja tidak. Kualitas perguruan tinggi itu juga bisa dilihat dari hasil luluan atau output dari kelulusan universitas itu, baik ataukah tidak”
Pewawancara    : “Bagaimana kiat memilih perguruan tinggi yang baik?”
Narasumber       : “Kiatnya ini tergantung dari siswa itu sendiri, guru BK tidak memberikan kiat khusus secara detail kepada siswa. Sarannya itu jangan memilih perguruan tinggi yang banyak peminatnya karena kemungkinan untuk dierima akan sangat kecil. Kiat khususnya itu ya tadi itu jangan memilih prodi yang banyak peminatnya, yang menentukan diterima atau tidaknya adalah banyaknya alumni dari sekolah ini, misalnya jika di UNAIR banyak alumni MAN Bangkalan kemungkinan untuk diterima di perguran tiggi UNAIR tersebut besar”
Pewawancara    : ”Terkadang siswa masih bingung dengan kemampuannya untuk menentukan sebuah fakultas, agaimana solusinya?”
Narasumber       : “Memang siswa sering kebingungan dalam mmenentukan sebuah fakultas, bingung itu sendiri muncul karena beberapa faktor. Yang pertama restu orang tua, banyak orang tua yang melarang anaknya untuk lanjut ke perguruan tinggi di luar kota terutama anak putri. Untuk mengatasi rasa bingung itu perlu ada konsultasi ke BK sehingga  BK bisa memberikan arahan. Jika ada siswa yang tidak diperbolehkan untuk lanjut ke peguruan tinggi maka BK akan memberikan tips kepada siswa agar bisa meyakinkan orang tuanya”
Pewawancara    : “Bagaimana pendapat anda mengenai keputusan anak yang memilih perguruan tinggi high class sementara terkendala oleh kualitas anak itu sendiri?”
Narasumber       : “Memang hal seperti ini yang kami arahkan,jika ada anak seperti ini saya katakan terkadang anak itu gengsi karena keinginannya untuk lanjut ke perguruan tinggi yang high class saya selalu mengatakan kepada siswa untuk melihat nilai mereka, lihat kemampuan orang tua ntuk membiayai, lihat bagaimana keluarga siswa itu setuju atau tidak. Saya memang selalu menekankan kepada siswa agar tidak terjadi hal seperti ini. Siswa yang tidak mempunyai kemampuan terutama dalam bidang akademik jangan sampai terjatuh dan bagi siswa yang memiliki prestasi dan kemampuan yang lebih tentu kami giring ke perguruan tinggi yang high class.”
Pewawancara    : “Terkadang pemilihan perguruan tinggi seorang anak berbbeda denga pilihan perguruan tinggi orang tua, bagaimmana solusinya?”
Narasumber       :” Perbedaan itu memang ada tapi tidak banyak. Terutama bagi perempuan, karena banyak yang menginginkan untuk kuliah di luar kota. Mereka khawatir, kebanyakan orang tua itu kan tidak mengeri tentang apa itu perguruan tinggi, program study dan semacamnya. Disini anak memang harus dekat dengan orang tuanya bahkan kami juga pernah mendatangkan orang tua siswa untuk ikut berkonsultasi tentang perguruan tinggi. Anak juga harus terus bisa meyakinkan orang tuanya agar dia bisa lanjut ke perguruan tinggi sehingga bisa ditemukan titik temu antara orang tua dan anak.”

Pewawancara    : Untuk siswa yang terkendala biaya namun dia memiliki kemampuan, adaka solusi yang tepat agar dia bisa lanjut ke perguruan tinggi?
Narasumber       : Selama tiga/empat tahun ini ada program Bidikmisi. Program Bidikmisi ini memang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki kemampuan dan prestasi namun terkendala oleh biaya. Meskipun seperti itu kami juga terus menekankan kepada siswa- siswi yang belum memiliki prestasi untuk mencoba layak atau tidak anak itu untuk ikut di jalur Bidikmisi. Layak yang saya maksudkan disini adalah anak yang memang memiliki prestasi tetapi miskin. Miskin yang saya maksudkan adalah orang tua tidak mampu membiayai anaknya berkuliah karena penghasilan yang minim.
Pewawancara    :”Apa tips yang baik dalam memilih perguruan tinggi?”
Narasumber       : “Untuk tips dalam memilih perguruan tinggi kami tidak bisa menjawab secara detail, kadang- kadang anak itu memilih prguruan tinggi karena bakat dan minatnya. Saya menyarankan kepada anak agar tidak memilih prodi secara asal-asalan karena itu akan berakibat buruk bagi anak itu sendiri nantinya.”
Pewawancara    : “Perbedaan masuk perguruan tinggi negeri sekarang dengan tahun-tahun yang lalu itu apa Pak?”

Narasumber       : “Ada perbedaan memang , mungin karena Kemendikbudnya Anis Bawedan memberi kebijakan bahwa SNMPTN itu tidak ada prodi untuk UIN, IAIN dan STAIN. Nanti prodi agama itu hanya ada di PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) yaitu di UIN, IAIN dan STAIN. Tidak hanya itu saja, untuk prodi bahasa jumlahnya juga terbatas.”v

Contoh Teks Narasi Wawancara


NARASI KIAT MEMILIH PERGURUAN TINGGI YANG BAIK

Pada siang hari itu, kami melakukan wawancara kepada Bapak Rofi’i, koordinator BK (Bimbingan Konseling) MAN Bangkalan yang kebetulan pada saat itu beliau sedang tidak ada jadwal mengajar. Untungnya saya datang tepat waktu sehingga bisa berwawancara dengan beliau. Suasana selama wawancara berlangsung sangat santai meskipun kami merasa sedikit terganggu dengan kegaduhan siswa siswi di luar ruang BK karena pada saat itu bertepatan dengan jam ujian praktik di kelas XII.  Beliau menyamnut kami dengan senang hati ketika kami mengutarakan topik wawancara kami kali ini adalah ‘Kiat Memilih Perguruan Tinggi yang Baik’.
Melanjutkan ke perguruan tinggi negeri  menurut Bapak Rofi’i itu sangat penting, siswa siswi harus berusaha untuk melanjutkan ke perguruan tinggi terutama bagi siswi karena kebanyakan anak perempuan yang telah lulus SMA langsung dinikahkan oleh orangtuanya.
Bapak Rofi’i menjelaskan bahwa ciri-ciri perguruan tinggi yang bagus itu bisa dilihat dari tingkatan dan akreditasinya di setiap fakultas. Jika akreditasinya itu belum A dan belum B maka, kualitas perguruan tinggi itu belum baik. Akan tetapi, Bapak Rofi’i jugga mengatakan bahwa kualitas suatu perguruan tinggi itu tidak bisa hanya dilihat dari status akreditasinya saja melainkan juga dilihat dari hasil lulusan atau output dari kelulusan universitas itu, baik ataukah tidak.
Sedangkan kiat untuk memilih perguruan tinggi yang baik menurut pendapat Bapak Rofi’i sebagai guru BK di MAN Bangkalan adalah tergantung dari siswa itu sendiri, guru BK tidak memberikan kiat khusus secara detail kepada siswa. Guru BK hanya memberikan saran yaitu siswa jangan sampai memilih perguruan tinggi yang terlalu bnyak peminatnya karena kemungkinan untuk diterima akan sangat kecil. Kiat khususnya adalah jangan memilih prodi yang banyak peminatnya, yang menentukan diterima atau tidaknya adalah banyaknya alumni MAN Bangkalan yang diterima di universitas tersebut misalnya, jika di UNAIR banyak alumni MAN Bangkalan kemungkinan untuk diterima di universitas UNAIR tersebut akan besar.
Menurut Bapak Rofi’i siswa yang masih bingung untuk menentukan sebuah fakultas itu memang sering terjadi. Bingung itu sendiri muncul karena beberapa faktor. Yang pertama restu orang tua, banyak orang tua yang melarang anaknya untuk lanjut  ke perguruan tinggi di luar kota terutama anak putri. Untuk mengatasi rasa bingung itu perlu adanya konsultasi ke BK sehingga BK bisa memberikan arahan. Jika ada siswa yang tidak diperbolehkan untuk lanjut ke perguran tinggi maka BK akan memberikan tips kepada siswa agar bisa meyakinkan orangtuanya
Mengenai keputusan anak yang memilih perguruan tinggi  high class sementara terkendala oleh kualitas anak itu sendiri, Bapak Rofi’i mengatakan bahwa hal seperti itu yang mereka arahkan, jika ada anak seperti itu terkadang disebabkan oleh rasa gengsi anak itu sendiri yang memiliki keinginan tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi yang high class. Pak Rofi’i selalu mengatakan kepada siswa untuk melihat nilai mereka, melihat kemampuan orangtua untuk membiayai, melihat bagaimana keluarga siswa itu setuju atau tidak. Pak Rofi’i juga selalu menekankan kepada siswa agar tidak terjadi hal seperti ini. Siswa yang tidak mempunyai kemampuan terutama dalam bidang akademik jangan sampai terjatuh dan bagi yang memiliki prestasi serta kemampuan yang lebih tentu tim BK akan menggiring mereka ke perguruan tinggi yang high class.
Beliau juga menyampaikan perbedaan antara orangtua dan anak dalam menentukan perguruan tinggi itu memang ada tetapi tidak banyak. Terutama bagi perempuan, karena banyak yang menginginkan untuk berkuliah di luar kota. Kurangnya pengetahuan orangtua mengenai perguruan tinggi, program study dan semacamnya menimbulkan kekhawatiran mereka kepada anak. Disini anak memang harus dekat dengan orangtuanya bahkan tim BK juga pernah mendatangkan orangtua siswa untuk ikut berkonsultasi tentang perguruan tinggi.  Anak juga harus terus bisa meyakinkan orangtuanya agar dia bisa melanjutkan ke perguruan tinggi sehingga bisa ditemukan titik temu antara orangtua dan anak.
Untuk siswa yang terkendala biaya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi namun dia memiliki kemampuan secara akademik Bapak Rofi’i menjelaskan bahwa selama tiga atau empat tahun ini ada program Bidikmisi. Jalur bidikmisi ini memang diperuntukkan bagi siswa siswi yang memiliki kemampuan secara akademik dan prestasi namun terkendala oleh biaya. Meskipun seperti itu tim BK juga terus menekankan kepada siswa siswi yang belum memiliki pestasi untuk mencoba untuk ikut jalur bidikmisi tersebut agar mengetahui layak atau tidak anak itu dijalur bidikmisi. Layak yang beliau maksudkan disini adalah anak yang memang memiliki prestasi tetapi miskin. Miskin yang beliau maksudkan adalah orangtua tidak mampu membiayai anaknya berkuliah karena penghasilan yang minim.
Untuk tips dalam memilih perguruan tinggi Bapak Rofi’i menjelaskan bahwa dia tidak bisa menjawab secara detail, kadang-kadang ada anak yang meemilih perguruan tinggi karena bakat dan minatnya. Beliau meyarankan kepada anak agar tidak memilih prodi secara asal-asalan karena itu akan berakibat buruk bagi anak itu sendiri nantinya

Menurut pendapat Bapak Rofi’i ada perbedaan masuk ke perguruan tinggi negeri sekarang dengan tahun-tahun yang lalu mungkin karena kemendikbudnya Anis Bawedan yang memberi kebijakan bahwa SNMPTN itu tidak ada untuk UIN, IAIN, STAIN. Nantinya prodi agama hanya ada di PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) yaitu di UIN, IAIN, dan STAIN. Tidak hanya itu saja, untuk jurusan bahasa jumlahnya juga terbatas. 

Wireless Charger: Mengisi Daya Baterai Tanpa Kabel

Wireless charger qi
Wireless charger adalah salah satu dari banyak fitur baru yang muncul pada smartphone terbaru, mulai dari Google Nexus 4 dan Samsung Galaxy S4 hingga Lumia 920 Nokia. Bahkan ada yang menambah kemampuan pengisian nirkabel untuk Apple iPhone 5.

Wireless charger menggunakan induksi magnetik. Perangkat diletakkan di atas permukaannya dan baterai diisi secara otomatis - tidak dibutuhkan kabel.

Cara Kerja Wireless Carger
Wireless charger segera menarik perhatian karena memungkinkan Anda untuk mengisi daya smartphone Anda lansung tanpa mencolok ke kabel. Hanya dengan menempatkan smartphone pada charger nirkabel, pengisian daya segera dimulai. Tentu saja, wireless charger sendiri masih harus dipasang ke colokan dinding. Keharusan untuk menggunakan perangkat terpisah yang harus dicolok ke dinding inilah yang menyebabkan Phil Schiller, Apple, berpendapat bahwa pengisian nirkabel "sebenarnya, untuk kebanyakan situasi, akan lebih rumit" - karenanya iPhone belum mengadopsi pengisian nirkabel.

Wireless carger lebih tepat disebut sebagai "pengisian induktif" karena menggunakan induksi magnetik. Penjelasan singkat adalah perangkat ini menggunakan magnet untuk mengirimkan energi. Arus yang berasal dari stop kontak dinding bergerak melalui kawat dalam charger nirkabel, menciptakan medan magnet. Medan magnet menciptakan arus listrik dalam kumparan di dalam perangkat elektroniik. Kumparan ini terhubung ke baterai dan arus listrik mengisi baterai. Perangkat harus memiliki hardware yang sesuai untuk mendukung pengisian nirkabel - perangkat tanpa kumparan yang tepat tidak dapat diisi secara nirkabel.

Penggunaan di smartphone semakin marak, tapi Anda mungkin sudah menggunakan perangkat dengan wireless charger. Jika Anda memiliki sikat gigi elektrik, mungkin anda telah menggunakan teknologi wireless charger - jika tidak, akan ada risiko terjadi sengatan listrik mengingat sikat gigi dan charger-nya bisa menjadi sangat basah.

Standar
Wireless charger telah menjadi lebih dan lebih umum. Anda dapat membeli ponsel dengan kumparan wireless charger di dalamnya, membeli pad pengisian nirkabel dari toko elektronik, dan lokasi bisnis seperti Starbucks mulai menyediakan wireless charger, sehingga Anda dapat menempatkan smartphone Anda dan mengisi ulang selagi Anda minum kopi.

Ada satu masalah: Perusahaan yang terlibat belum memiliki kesatuan standar untuk wireless charger.

Standar ini harus dirancang untuk memastikan bahwa perangkat dan pengisi daya nirkabel dari perusahaan yang berbeda dapat bekerja sama. Ada tiga standar: Qi, PMA (Power Matter Alliance) Powermat, dan A4WP (Alliance for Wireless Power). Terjadi banyak keruwetan pada saat ini. Sebagai contoh, Google saat ini mendukung teknologi PMA Powermat. Namun, wireless charger pada Google Nexus 4 menggunakan standar Qi karena diproduksi oleh LG. Namun, LG sekarang juga bergabung dengan PMA.

Sementara perangkat saat ini banyak yang menggunakan standar Qi, namun sepertinya standar PMA mungkin menjadi yang paling populer di masa depan - yang berarti perangkat saat ini mungkin tidak kompatibel dengan pengisi wireless charger di masa depan. Ada juga kemungkinan bahwa standar lain dapat mengambil alih.

Bagaimana Anda Dapat Menggunakan Wireless Charger Pada Saat Ini?
Untuk menggunakan wireless charger dengan smartphone, Anda akan membutuhkan smartphone yang mendukung wireless charger dan pad wireless charger.

Smartphone populer yang mendukung wireless charger termasuk diantaranya:
  • Google Nexus 4.
  • Samsung Galaxy S4: Anda akan membutuhkan official "wireless charger cover" yang menggantikan panel belakang Galaxy S4.
  • HTC Droid DNA: ponsel HTC lainnya, seperti HTC One, tidak didukungan wireless charger.
  • Nokia Lumia 920 dan Lumia 820.
  • iPhone Apple 5: Wireless charger tidak termasuk dalam paket iPhone 5, tetapi Anda dapat membeli Powermat yang menambahkan kemampuan pengisian nirkabel ke iPhone Anda.
Semua smartphone di atas menggunakan standar Qi, kecuali Apple iPhone 5 yang dibuat oleh Powermat, yang menggunakan standar Powermat sendiri.

Hati-hati saat membeli pad wireless charger untuk memastikan mereka bekerja dengan smartphone Anda. Meskipun wireless charger ditujukan untuk bekerja pada semua smartphone bersertifikat yang mendukung standar tersebut - Nexus 4, yang menggunakan standar Qi, seharusnya bekerja dengan semua pengisi Qi - namun beberapa pengguna kecewa karena menemukan Nexus 4 mereka tidak bekerja dengan charger Qi tertentu. Ini adalah masa-masa awal perkembangan wireless charger smartphone, dan tampaknya masih diperlukan perkembangan lebih lanjut, terlebih dalam hal standarisasi.

Senin, 23 Maret 2015


Camera Burst




Untuk bisa menguasai dunia, tentu kamu harus mempelajari gerak-gerik musuh. Dengan kata lain, kemungkinan besar kamu harus menyusup ke markas musuh untuk bisa mempelajari rahasia mereka. Nah, ketika menyusup ke markas musuh, tentu kamu gak mungkin motret pake kamera DSLR dong? Kamu butuh kamera yang kecil. Kamera HP misalnya. Tapi, problemnya HP pada umumnya itu cuma bisa motret sekali-sekali dan speednya rendah. Untungnya, sekarang sudah ada teknologi yang memungkinkan smartphone untuk memotret dengan teknologi burst! Yes, sekali potret bisa dapet 20 frame sekaligus! Behh, manteb banget nih untuk kegiatan espionase!
Untuk memotret obyek yang selalu bergerak biasanya kita pake burst mode, mode ini bisa memotret beberapa kali secara beruntun. Kebanyakan sih mode kayak gini dipake buat motret acara olahraga gitu. Kayak sepak bola gitu, kalo yang difoto Messi lagi lari kenceng kan nggak mungkin nyuruh dia stop dulu buat pose. Sekarang apikasi kamera yang punya mode burst udah ada di Android.
Aplikasi yang saya maksud adalah Fast Camera Burst, sebuah aplikasi kamera yang emang dibikin khusus buat memotret secara beruntun dan cepat. Aplikasi ini bisa memotret sampai 30 foto setiap detiknya, dan developernya mengklaim kalo ini adalah aplikasi kamera tercepat di Android. Tapi kecepatan memotretnya tetep tergantung HPnya, buat HP Android yang low-end maksimal bisa motret 5-10 foto per detik.
Tampilan sangant clean, tombol-tombolnya juga dibuat mimalis, kalo mau munculin pilihan lebih lengkap tinggal tekan tombol menu aja. Sebelum mulai pake aplikasi ini sebaiknya diatur dulu di bagian setting, soalnya ada banyak pilihan yang bisa disesuaikan sama kebutuhan dan kemampuan HP kamu.
Selain buat memotret beruntun Fast Camera Burst bagus juga koq buat motret single mode, dan jauh lebih kenceng dari aplikasi kamera bawaan Android.Untuk memotret secara beruntun tekan tombol shutter-nya dan tahan sampe momen yang dipotret selesai, aplikasi ini cukup berat waktu dipake memotret burst, makanya harus disesuaikan sama kemampuan HPnya juga. Saya coba memotret beberapa detik, dan berakhir dengan naas, aplikasi berhenti tiba-tiba.

Contoh Susunan Acara Perpisahan


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yth. Bapak kepala sekolah SMPN 04 Bangkalan.
Yth. Para dewan guru dan staf TU.
Yth. Ibu dan bapak sekalian serta tak lupa pula siswa – siswi SMPN 04 Bangalan yang saya banggakan.

          Puji syukur ke hadirat tuhan yang maha Yang Maha Esa karena berkat rahmatnya, acara ini bisa terlaksana.
          Saya selaku pembawa acara akan membawakan susunan acara sebagai berikut :

1)    Pembukaan.
2)    Sambutan – sambutan.
3)    Acara pokok.
4)    Hiburan.
5)    Doa dan.
6)    Penutup.

§                      Hadirin untuk menghemat waktu marilah kita buka acara ini dengan bacaan basmalah    “  bismillahirrahmanirrahim “
§                      Hadirin menginjak acara kedua adalah sambutan – sambutan. Yang pertama adalah sambutan ketua panitia, kepadanya kami persilahkan.
Terimakasih kami haturkan kepada ketua panitia.
§                 Hadirin, sambutan yang kedua adalah sambutan dari perwakilan siswa kelas IX, kepadanya kami persilahkan.
Terimakasih kami haturkan kepada faisal hendrianto.
§                      Baik hadirin sambutan berikunya adalah sambutan kepada bapak kepala sekolah. kepada bapak kepala sekolah waktu dan tempat kami persilah kan.
Terimakasih atas sambutannya.
§   Hadirin sekarang kita telah menginjak acara pokok, yaitu pembagian ijazah, kepada seluruh siswa – siswi kelas IX harap segera naik keatas panggung, dan kepada ibu kepala sekolah untuk membagikan ijazah kepada siswa – siswinya.
§                      Baik hadirin acara selanjutnya adalah hiburan yang akan di isi oleh salah satu siswi bertalenta di seklah ini.
Terimakasih atas sambutan nya dapat menghibur hati ibu dan bapak sekalian.
§     Hadirin kita telah sampai di pengujung acara, yaitu pembacaan doa yang akan di sampaikan oleh “ dinda megiawati “ kepadanya waktu dan tempat kami persilahkan...
          Terimaasih kami haturkan atas pembacaan do’anya. Dan perlu diketahui bapak dan ibu sekalian, dengan berakhirnya pembacaan do’a tadi berakhir pula acara ini. Sebelumnya kita tutup acara ini dengan bacaan hamdalah “ alhamdulillahirabbil ‘alamin”

          Wassalamu’alaikum. Wr.Wb.



Sabtu, 21 Maret 2015

myFC Power Trekk, Charger Ponsel Tenaga Air


myFC Power Trekk, Charger Ponsel Tenaga Air












Semakin lama, manusia semakin banyak memakai listrik. Dan sumber tenaga dari energi listrik tersebut kebanyakan berasal dari bahan bakar fosil. Jika terus seperti ini, kemungkinan bahan bakar fosil akan habis tak sampai 100 tahun lagi. Karena itu, manusia membutuhkan perubahan bahan bakar utama.Salah satu yang bisa dipakai adalah tenaga air. Sistem tenaga air ini ternyata dapat diterapkan untuk charger portable. 
PowerTrekk adalah charger portable yang menerapkan sistem ini. PowerTrekk dapat men-charge smartphone, tablet, maupun handphone selular. Karena sistemnya, PowerTrekk menjadi charger yang ramah lingkungan.PowerTrekk memanfaatkan reaksi kimia antara air dan Sodium Silisida yang nantinya akan menghasilkan hidrogen, lalu kemudian diolah menjadi energi listrik. PowerTrekk sendiri merupakan produk komersil pertama yang menggunakan zat Sodium Silisida.

Hampir semua jenis air dapat digunakan untuk mengaktifkan tenaga listrik dari PowerTrekk. Selain itu, PowerTrekk dapat mengisi baterai semua gadget dengan menggunakan koneksi USB. Berarti charger ini begitu multifungsi dan dapat digunakan dengan mudah.



Cara mengisi baterai gadget anda dengan PowerTrekk pun cukup mudah. Pertama, bukalah tutup dari PowerTrekk. Kedua, cari alat bernama PowerPukk seperti terlihat pada gambar diatas. Ketiga, tuangkan air ke atas PowerPukk secukupnya. Keempat, tutup kembali PowerTrekk dan kunci tutup tersebut. Kelima, tunggu air dan Sodium Silisida bercampur dan menghasilkan reaksi kimia. Terakhir, alirkan listrik melalui port USB yang terdapat di badan PowerTrekk dan sambungkan dengan connector USB gadget anda.

Kelebihan dari charger ini adalah hanya dengan 1 sendok makan air PowerTrekk dapat mengisi baterai gadget anda untuk bisa dipakai selama 10 jam. Selain itu, tenaga air lebih fleksibel karena dapat digunakan kapanpun, tidak seperti tenaga surya dan angin. Dan reaksi kimia antara air dan Sodium Silisida tidak menghasilkan racun apapun, karena hanya menghasilkan uap air.

Google Glass Inovasi Terbaru Dalam 

Teknologi Dunia

Pernah Anda membayangkan bagaimana rasanya jika Anda memiliki optic artificial intelligence sebagai asisten pribadi seperti Jarvis di Ironman? Tentunya rasanya akan sangat menyenangkan karena sang “asisten pribadi” akan membantu Anda dalam setiap aktivitas, khususnya dalam berkomunikasi.
Pada tahun 2013, Google melalui salah satu penemunya, Sergey Brin memperkenalkan Google Glass di TED.com mengenai sebuah inovasi baru yang akan membawa manusia kepada sebuah dimensi baru dalam dunia teknologi. Google Glass merupakan ponsel pintar denganoptical head-mounted display, sebuah teknologi yang dapat memproyeksikan gambar sehingga memungkinkan pengguna untuk melihatnya.
Cara kerja Google Glass berbeda dengan cara kerja smartphone umumnya yang beredaran di pasaran saat ini. Selama ini Anda perlu melihat ke layar smartphone untuk berkomunikasi. menggambil foto, merekam atau melihat GPS, bahkan saat ini di jalan-jalan banyak orang yang “autis” dengan smartphone-nya. Teknologi terbaru yang dimiliki oleh Google Glass membantu membebaskan tangan, mata, dan telinga Anda dari ketergantungan pada smartphone. Setiap aktivitas yang Anda lakukan melalui smartphone, baik itu menelepon, foto, merekam, browsing, dan sebagainya dapat Anda proyeksikan langsung di depan Anda melalui Google Glass. Anda hanya perlu mengucapkan “Glass” untuk melakukan perintah-perintah seperti memfoto, merekam, menelepon, melihat GPS dan sebagainya.
Google Glass memiliki sistem operasi Android 4.4.2 (KitKat), RAM 1 GB dengan kapasitas penyimpanan sebesar 16 GB. Google Glass dilengkapi dengan kamera 5 MP yang mampu merekam dengan resolusi 720p. Dalam konektivitas, Google Glass juga dilengkapi wifi, Bluetooth, dan micro USB. Anda tentunya membayangkan seberapa berat kacamata canggih ini. Anda tidak perlu khawatir karena Google Glass hanya memiliki berat 0,5 kg sehingga nyaman dan ringan untuk Anda gunakan. Google Glass resmi dijual di Amerika pada 15 Mei 2014 dengan harga US$1500.